large image
Amankan Hibah dan Bansos, Pemkot Cilegon Koordinasi dengan Polres
Kategori Berita | Diposting pada : 2019-02-28 -|- 05:11:00 oleh Admin
Bagikan Artikel ini :

Cilegon-Pemerintah Kota Cilegon Melakukan Koordinasi dan Sosialisasi Satuan Tugas Daerah Pengamanan dan Penegakkan Hukum (Satgas PAM dan Gakkum) hibah dan Bantuan Sosial (Bansos) Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) Kota Cilegon 2019. Rapat Koordinasi dan Sosialisasi tersebut dilaksanakan di Aula Setda II Cilegon, Kamis (28/02). Koordinasi,pengamanan,dan sinergitas penyaluran hibah dan bansos dilakukan Pemkot Cilegon dengan Polres Cilegon.


Acara tersebut dibuka oleh Walikota Cilegon Edi Ariyadi serta dihadiri Kapolres Cilegon AKBP rizki Agung Prakoso, Kepala Dinas Sosial Abadiah, serta unsur dari Pemkot Cilegon dan Polres Cilegon.


Walikota Cilegon Edi Ariadi dalam sambutannya mengatakan permasalahan kemiskinan merupakan permasalahan yang kompleks dan bersifat multidimensional. "Pelaksanaan program Satgasda PAM dan Gakkum ini menjadi salah satu langkah kongkret yang dapat mengatisipasi dan menekan angka kemiskinan harus dilakukan secara komprehensif, dan dilaksanakan secara terpadu, "ujarnya.


Lebih lanjut, Edi juga mengungkapkan bahwa tujuan dilaksanakannya Satgasda PAN dan Gakkum ini untuk keamanan dalam pelaksanaan penyaluran bantuan."Tujuannya itu untuk keamanan pelaksanaan penyaluran baik itu Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) yang sesuai dengan prinsip enam Tepat (6T) tepat sasaran,tepat waktu,tepat jumlah.tepat kualitas, tepat jenis dan tepat cara, "ungkapnya.


  Selain itu, Edi juga meminta agar Satgas PAM meminta agar Satgas PAM dan Gakkum bisa bekerja dengan maksimal untuk mencegah terjadinya penyimpangan dalam penyaluran bantuan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).


"Saya sangat mendorong dan mendukung dengan terlaksananya kegiatan ini supaya bisa mengawal Bansos dan hibah APBN yang akan disalurkan ke Kota Cilegon agar tepat,sasaran,efektif, dan efisien," Terangnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Cilegon Abadiah menjelaskan, bahwa jumlah penerima BPNT sebanyak 10.383.000 orang. Per bulan menerima 110 ribu, namun bukan penerimaan uang tunai melainkan berbentuk barang sembako. Di delapan kecamatan ada 16 e warung yang menyediakan penukaran paket bantuan. Sedangkan penerimaan PKH diCilegon sebanyak 5.319 orang. "Penerima PKH ini terdiri dari ibu hamil,balita,siswa SD,SMP,SMA,lanjut usia, dan disabilitas berat, jelasnya.


Lanjutnya,Abadiah juga mengungkapkan jumlah angka kemiskinan kota Cilegon saat ini telah mengalami kekurangan. "Alhamdulillah berkat bantuan Walikota yang serius dalam program-program pro rakyat jumlah kemiskinan saat ini menjadi berkurang yang dahulu 11.537 menurun menjadi 8.926 Rumah Tangga Sasaran (RTS) dalam harapan kami seterusnya angka kemiskinan bisa terus berkurang,"Tuturnya.


Ditempat yang sama, Kapolres Cilegon Rizki Agung Prakoso memaparkan bahwa saat ini Polres Cilegon tengah bekerja sama dengan Pemkot Cilegon dalam mengawal program PKH yang bertujuan untuk pengetasan kemiskinan. "Tugas kita yaitu bekerjasama dengan pemerintah Kota Cilegon untuk mengawal PKH ini, dan saya harap PKH ini mampu melestarikan generasi yang lebih berprestasi karena mendapatkan pendidikan yang lebih baik, dan juga anak-anak bisa lebih sehat karena mendapatkan gizi yang baik, juga mampu menciptakan keluarga sejahtera dan mandiri," paparnya. 





List Berita Lainnya
KONTAK
Klik Gambar di Bawah ini
POOLING

Bagaimana menurut pendapat anda tentang layanan di website ini?

Kurang
Cukup
Sangat Bagus
Tidak Tahu

Hasil Polling
DOKUMENTASI
SOSIAL MEDIA