large image
DP3AKB Siap Hadapi Penilaian KLA News
Kategori Berita | Diposting pada : 2019-06-22 -|- 08:43:00 oleh Admin
Bagikan Artikel ini :

Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) dijadwalkan melakukan visitasi penilaian Kota Cilegon sebagai Kota Layak Anak (KLA) tingkat madya, pekan depan. Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Cilegon pun sudah menyiapkan berbagai hal terkait penilaian itu.


Kepala DP3AKB Kota Cilegon, Heni Anita Susila menjelaskan, tim penilai akan datang dan mengunjungi sejumlah tempat yang sudah dipersiapkan oleh Pemkot Cilegon, seperti Taman Layak Anak di Jl Ahmad Yani, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Purwakarta dan Sekolah Ramah Anak (SRA) SDN Kebon Dalem, Kecamatan Purwakarta.


Nantinya, kata Heni, tim penilai akan menilai infrastruktur penunjang di lokasi yang ditinjau, serta kondisi sosial yang berada di lingkungan tersebut.“Sudah dijawalkan pekan depan tapi harinya belum jelas. Nanti mereka melakukan penilaian atas dokumen yang kami laporkan,” katanya kepada, Kamis (20/6).


Heni menyatakan, kendati terbilang sulit untuk menaikkan status KLA Kota Cilegon dari tingkat pertama menjadi tingkat madya, pihaknya tetap berupaya dengan maksimal untuk mencapainya.


Heni pun meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), industri dan warga turut berperan dalam penilaian nanti. “Soal apa nanti hasil penilainnya itu kami percayakan kepada tim penilai, bagi kami yang penting warga, OPD dan industri bersama-sama diajak untuk peduli kepada anak dan fasilitas publiknya terpenuhi,” imbuhnya.


Sementara itu, SDN Kebon Dalem yang ditunjuk SRA saat dikunjungi juga tengah bersiap menghadapi penilaian yang akan dilakukan kementerian.Kepala SDN Kebon Dalem, Usmiati, mengatakan, sudah menggelar rakor bersama dewan guru, wali murid dan sejumlah pihak lainnya untuk menyambut tim penilai.“Semenjak diinformasikan akan ada penilaian, kami sudah melakukan sejumlah persiapan kecil, sehingga nantinya kami siap dengan berbagai hal yang akan ditanyakan,” paparnya.


Bahkan, kata Bu Uus -panggilan Usmiati, pihaknya juga akan segera melakukan koordinasi dengan Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Cilegon untuk membersihkan sejumlah aset yang sudah tidak terpakai di sekolah, seperti puing dan rongsokan lainnya.“Lusa saya akan menghadap ke BPKAD untuk konsultasi sejumlah aset pemerintah yang sudah tidak terpakai, apakah dibuang atau bagaimana,” ungkapnya. (irwan)



List Berita Lainnya
KONTAK
Klik Gambar di Bawah ini
POOLING

Bagaimana menurut pendapat anda tentang layanan di website ini?

Kurang
Cukup
Sangat Bagus
Tidak Tahu

Hasil Polling
DOKUMENTASI
SOSIAL MEDIA